Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Selasa, 09 November 2010

Tamborien

Tamborin (rebana) merupakan bagian tidak terpisahkan dari bagian pujian pada Ibadah Umum baik pagi maupun siang di gereja kita. Jika kita mendengar tamborin, mungkin yang ada dalam bayangan kita adalah beberapa orang anak perempuan yang menari mengikuti irama lagu di depan worship leader dan singer menghadap jemaat. Istilah tamborin sendiri menunjuk kepada sejenis alat musik berjenis perkusi, yang merupakan alat musik berbentuk drum kecil yang dikelilingi logam-logam kecil berbentuk lingkaran pada bagian pinggirnya. Biasanya pemain tamborin memegang alat ini menggunakan satu tangan, sementara tangan yang satu digunakan untuk untuk memukul pada bagian selaput yang terbuat dari kulit binatang atau plastik mengkilat, sehingga menimbulkan efek bunyi ketukan dan gemerincing.
Sejarah mencatat, tamborin sudah digunakan sejak beberapa ribu tahun sebelum Masehi. Wilayah-wilayah dimana pada zaman dahulu diindikasikan sudah menggunakan tamborin adalah Mesir, Cina, Mesopotamia, India, Yunani, Israel dan Roma. Di wilayah Timur Tengah, tamborin digunakan sebagai penyembahan kepada seorang dewi, misalnya Dewi Astarte. Sementara di sebagian wilayah lain, tamborin digunakan pada suatu acara yang bersifat gembira, misalnya saat pernikahan maupun merayakan kemenangan atas musuh. Di daerah Babilonia (sekarang Irak) ditemukan peninggalan bangsa Sumeria berupa relief maupun patung wanita yang memegang tamborin.
Di Alkitab, tercatat tamborin merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan bangsa Israel, tamborin biasa digunakan sebagai bentuk pujian kepada Tuhan :
  • Kej. 31:27 Mengapa engkau lari diam-diam dan mengakali aku? Mengapa engkau tidak memberitahu kepadaku, supaya aku menghantarkan engkau dengan sukacita dan nyanyian dengan rebana dan kecapi?
  • Kel. 15:20 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.
  • 1 Sam 10:5 Sesudah itu engkau akan sampai ke Gibea Allah, tempat kedudukan pasukan orang Filistin. Dan apabila engkau masuk kota, engkau akan berjumpa di sana dengan serombongan nabi, yang turun dari bukit pengorbanan dengan gambus, rebana, suling dan kecapi di depan mereka; mereka sendiri akan kepenuhan seperti nabi.
  • 2 Sam 6:5 Daud dan seluruh kaum Israel menari-nari di hadapan TUHAN dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana, kelentung dan ceracap.
  • Mazmur 150:4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
Pada abad pertengahan, tamborin dipergunakan oleh musisi musafir yang berkelana dari satu tempat ke tempat lainnya. Pada abad 18 dan 19, tamborin juga dipergunakan oleh komposer-komposer klasik terkenal yang banyak bermunculan pada saat itu, diantaranya Mozart, Hector Berlioz maupun Igor Stravinsky dengan kelompok baletnya 'Petrushka'. Militer pun mulai menggunakan tamborin pada parade-parade kemiliteran pada abad ke-19. Tamborin mulai dipergunakan pada puji-pujian gerejawi di seluruh dunia ketika Salvation Army (Bala Keselamatan), sebuah lembaga penginjilan internasional mulai menggunakan tamborin pada ibadah-ibadah penginjilan yang dilakukannya di Inggris dan Amerika Serikat.

PuisI

Saat kata terucap dg manis,,,
Mengapa hanya diam
Kau semakinmenghancurkanku....
Walau kau tak mengerti mangsud hatimu....
HATI???
mengapa slalu menyebut hati...
PERASAAN??
tak ada kata lain....
Kau bilang kan menjaga parasaanku
tapi kini kau menyakitiku
Kau hancurkan hatiku
Perasaanku...
Tak sadarkah kau..
dimana hatimu...
kata-kata manis...
semanis Lidamu mengucap....

Kamis, 04 November 2010

CurHat

@_Bukan u/ sembarang hati...
     aku katakan ini...
     sungguh aku cinta kamu....^^  
bY_DorA

@_Aku tidak akan perna memberikan hatiku kepada siapapun...
Tak terkecuali, ini semua karena dirimu yang telah
menghancurkan hatiku yang ku berikan padamu... T.T
bY_IandTzR

@_Aku gak ingin jadi orang PERTAMA diHatiMu...
namun, Aku ingin menjadi yG TERAKHIR dHatiMu...^^
bY_siYhoSee